pendidikan di nusantara pada masa pendudukan jepang.

Hasil gambar untuk pendidikan masa jepang

image by google.com

Pendidikan di masa pendudukan jepang teramat singkat, itu bermula ketika kedatangan pasukan jepang 1942 yang berhasil mengusir penguasa sebelumnya yaitu belanda, pada waktu itu terjadi perang dunia antara pasukan sekutu dan pasukan jepang, jerman, dan italia, masa pendidikan pendudukan jepang berlangsung tidak lama 1942 hingga 1945, manum masa – masa yang singkat tersebut jepang telah berhasil membawa corak yang sangat berpengaruh sekali pada pendidikan nusantara kala itu.

KUNJUGU JUGA WEB KAMI DENGAN CARA KLIK DI BAWAH INI

kurikulum 2013 revisi

Jepang kala itu telah melakukan menghapus system pendidikan sebelumnya, yaitu sitem pendidikan yang di terpkan oleh belanda sitem pendidikan didasarkan atas pembagian golongan atara menurut bangsa dan status social, pada masa pemerintahan pendudukan jepang di kala itu membuat system pendidikan baru, dimulai dari tingkatan paling rendah sekolah rakyat yang di sebut kokumin gakko, sekolah ini tebuka untuk siyapa saja yang ingin mengenyam pendidikan tanpa membeda – bedakan rasa tau hasta, dan setelah lulus mengenyam pendidikan di tingkatan tersebut seseorang yang mau di lanjutka pendidikanya maka ada sekolah tingkat menengah ( smp ) selama tiga tahun, juga setelah di situ bisa di lanjut ke sekolah menengah tinggi ( smt ) selama tiga tahun.

Pada masa kependudukan jepang di nusantara terlah merubah system pendidikan dari sistem yang sebelumnya, bukan hanya system jenjang pendidikanya saja yang di ubah, masa pendudukan jepanpun di kata itu menambahkan dalam dunia pendidikan sekolah kejuruan juga di kembangkan seperti kejuruan tehnik menengah, pertukangan, sekolah pelayaran, dan sekolah pelayaran tinggi.

Dalam jenjang pendidikan perguruan tinggi kependudukan jepang di nusantara juga telah mendirikan sekolah tinggi kedokteran Jakarta dan dan sekolah tinngi tehnik di bandung, walaupun pada dasarnya pendidkan di masa kependudukan jepang di adakan guna untuk mendukung jepang dalam hal persiyapan ketenaga kerjaan kasar yang Cuma – Cuma, pendidikan tersebut di arahkan kepeada kepentingan jepang di nusantara dan itu yang di sebut ROMUSHA, didalam lingkungan sekolah kala itu para peserta didik di ajarkan baris – berbaris, latihan fisik, guna meniru tentara Dai Nippon, bukan sapai di situ para peserta didik juga di latih kemiliteran yang di sertai indoktrinisasi kesetiaan kepada kaisar jepang, dan para peserta peserta didik tersebut ketika lulus di pekerjakan ROMUSHA dan sebagian menjadi tetara pemerintahan jepang.

1942 maret jepang telah berhasil mengusir kepemerintahan bangsa eropa dari nusantra, sejak saat itulah system kependidikan sebelumnya telah dirubah oleh jepang dan membawa kebijakan – kebijakan baru dalam dunia pendidikan, adapun kebijakan – kebijakan tersebut antara lain :

  1. Pemerintahan jepang mengembalikan bahasa resmi di nusantara kepada bahasa melayu, yang sebelumnya masa belanda bahasa nasional nusantara adalah bahasa belanda.
  2. Di rubahnya system pendidikan yang di beda – bedakan secara bangsa dan kelas – kelas social.
  3. Adanay pendidikan dasar sekolah rakyat selama enam tahun
  4. Lulu setelah mengenyam pendidikan dasar selama enam tahun di lanjut 3 tahun di SMP dan SMT,
  5. Setelah selesai 12 tahun tersebut seseorang bisa di lanjut ke sekolah perguruan tinggi
  6. Di wajibkanya menyanyikan lagu kebangsaan jepang setiap paginya di lembaga pendidikan
  7. Melakukan sumpah setia kepada asia raya
  8. Senam jepang setiap pagi dilakukan
  9. Melakukan latihan fisik dan militer
  10. Mengibari bendera jepang dan menghormati kekaisaran jepang
  11. Bahawa melayu menjadi bahasa pengatar dalam pendidikan dan bahasa jepang wajib di ajarkan.