Untung Besar Investasi Properti

Investasi properti adalah satu diantara investasi dengan prospek yang cerah terkecuali investasi berbentuk deposito, saham, serta emas. Jika dibanding dengan saham, investasi berbentuk property bisa disebut lebih aman serta jauh dari resiko. Terlebih jika diliat dari sisi keperluan di mana properti, terlebih hunian, adalah satu diantara keperluan pokok yang perlu dipenuhi.

investasi properti

Keuntungan Investasi Dalam Bentuk Properti

Sebagian aspek yang mengakibatkan investasi properti jadi satu investasi yang untungkan yaitu seperti berikut :

  1. Kestabilan

Tidak seperti saham, property tidaklah terlalu dipengaruhi oleh inflasi. Hingga jaminan keuntungan dari investasi ini tambah lebih aman jika dibanding dengan saham.

  1. Prospek kenaikan harga

Harga property dari th. ke th. senantiasa alami kenaikan serta akan tidak alami penurunan. Terutama dengan jumlah tanah yang makin terbatas. Bahkan juga untuk lokasi – lokasi yang ada di pinggir juga, harga tanahnya makin naik bersamaan dengan gerakan lokasi pembangunan perumahan yang mengarah daerah pinggir.

  1. Bertambahnya populasi penduduk

Jumlah masyarakat yang makin naik berbanding terbalik dengan ketersediaan lahan perumahan. Keadaan ini sudah pasti jadi argumen dari naiknya keinginan hunian ataupun lahan untuk bangunan tempat tinggal. Dengan kata beda, market share property akan tidak sempat tertutup.

  1. Pendapatan pasif

Hunian yg tidak terpakai bisa digunakan jadi sumber pendapatan pasif, yakni lewat cara menyewakannya pada orang yang lain. Sudah pasti diperlukan kehati-hatian dalam pilih penyewa serta pemberian harga sewa. Keuntungan yang didapat dari hasil persewaan hunian serta bangunan ini semakin besar dari pada keuntungan yang didapat dari bunga deposito perbankan.

  1. Peluang diversifikasi

Investasi berbentuk properti tidak terus-terusan mesti berupa hunian maupun tanah. Ada beragam type aset beda yang masuk kedalam macam property seperti apartemen, ruko, serta kios.

Modal Investasi lewat KPR serta KPA

Agar bisa berinvestasi lewat property, bisa memakai dana pertolongan dari bank, umpamanya berbentuk KPR (credit pemilikan hunian) serta KPA (credit pemilikan apartemen). Walau dalam sistem ini, sertifikat kepemilikan property belum juga seutuhnya bisa dipunyai. Namun property tetaplah bisa dipakai sampai tercukupinya pelunasan KPR serta KPA.

Ditambah sekali lagi, kriteria mengajukan KPR ataupun KPR lewat bank sekarang ini makin gampang, yakni :

  1. WNI serta sudah mengerti hukum
  2. Mempunyai pendapatan teratur per bulan
  3. Karyawan yang sudah bekerja minimum 2 th., berumur minimum 21 th. serta maksimum 55 tahun
  4. Wiraswasta yang sudah menggerakkan usaha minimum 3 th., berumur minimum 21 th. serta maksimum 65 tahun

Bahkan juga pemerintah mensupport penyediaan perumahan dan kepemilikan hunian oleh orang-orang dengan penetapan bunga yang rendah, yakni 5 – 14% dengan masa credit sampai 25 th..

Berburu Property Lewat Lelang

Perburuan property tidak terus-terusan mesti lewat agen real estate ataupun broker tanah/bangunan. Dengan makin ramainya credit serta utang dari bank, jadi perburuan dapat dikerjakan lewat lelang yang dikerjakan oleh bank. Property yang di tawarkan dalam sistem lelang ini adalah property yang ditanggungkan dalam sistem mengajukan credit di bank. Property ini jadi aset sitaan bank karena credit yang macet serta tertunggak sampai batas saat yang diputuskan.

Property yang dilelang dikenai harga yang tambah lebih murah dari harga yang diputuskan di market. hal semacam ini karena property itu dilelang berbentuk apa yang ada. Tak ada perbaikan ataupun perawatan apa pun yang dikerjakan oleh bank untuk property lelangan. Dengan hal tersebut, modal yang diperlukan untuk investasi properti dengan sistem lelang ini tambah lebih sedikit dibanding lewat agen real estate.